2025-03-27 | admin4

Makanan Khas Kamboja Yang Enak Dan Halal Untuk Non Muslim

Kamboja merupakan salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, tidak hanya menawarkan keindahan wisata peristiwa dan budaya, namun juga kekayaan kuliner yang menggugah selera. Saat berlibur ke sini, mencicipi makanan khas Kamboja menjadi pengalaman harus yang tak boleh dilewatkan. Setiap hidangan khasnya memiliki kandungan cita rasa unik yang kaya bakal rempah, mencerminkan budaya lokal yang begitu kuat.

Bagi wisatawan muslim, Kamboja juga menjadi destinasi ramah dengan banyaknya pilihan makanan halal. Mayoritas hidangan di negara ini terbuat berasal dari bahan-bahan yang cocok dengan peraturan halal, sehingga Anda sanggup nikmati kuliner khas Kamboja tanpa khawatir. Dari sajian nasi sampai aneka sup tradisional, sepenuhnya siap memanjakan lidah Anda dengan rasa yang nikmat dan autentik.

Tidak hanya memanjakan selera, kuliner khas Kamboja juga menambahkan pengalaman budaya yang mendalam. Setiap makanan punya cerita dan rutinitas tersendiri yang membuatnya makin menarik untuk dijelajahi. Jadi, pastikan Kamboja masuk didalam daftar destinasi wisata Anda untuk nikmati perpaduan keindahan alam dan kuliner yang ga ada duanya.

1. Lok Lak

Lok Lak merupakan salah satu hidangan khas Kamboja yang sering ditemukan di restoran lokal maupun daerah makan tradisional. Versi halal berasal dari hidangan ini memakai daging sapi yang pada mulanya dimarinasi dengan campuran kecap, bawang putih, gula aren, dan aneka rempah lokal. Proses marinasi sebabkan daging menjadi empuk dan kaya rasa. Biasanya, Lok Lak disediakan dengan nasi putih hangat, daun selada segar, irisan tomat, dan telur mata sapi setengah matang. Hidangan ini juga ditambah dengan saus jeruk nipis yang dicampur lada hitam, menambahkan kombinasi rasa asam, pedas, dan sedikit tajam. Lok Lak menjadi pilihan favorit gara-gara langkah penyajiannya sederhana namun penuh cita rasa, cocok bagi wisatawan Muslim yang melacak makanan otentik namun aman untuk dikonsumsi.

2. Num Banh Chok (Khmer Noodles)

Num Banh Chok, yang dikenal sebagai “Mi Khmer,” adalah makanan tradisional yang sering dijadikan menu sarapan oleh penduduk Kamboja. Hidangan ini terdiri berasal dari mi beras lembut yang disiram dengan kuah kari ikan yang khas. Kuah ini dibuat berasal dari ikan segar yang direbus dengan santan, bumbu kroeung (campuran kunyit, serai, dan lengkuas), dan juga rempah lain. Untuk melengkapi rasa, hidangan ini biasanya ditambahkan tauge segar, mentimun iris, daun kemangi, dan perasan jeruk nipis. Rasanya ringan, segar, dan menenangkan. Karena memakai bahan dasar ikan tanpa tambahan bahan non-halal, makanan ini benar-benar cocok bagi pelancong Muslim yang ingin nikmati cita rasa khas Kamboja.

3. Amok Trey

Amok Trey adalah salah satu kuliner tradisional Kamboja yang benar-benar ikonik. Hidangan ini dibuat dengan mengkombinasikan ikan segar, santan kental, dan kroeung, yaitu pasta rempah khas Kamboja yang menjadi dasar rasa utama. Uniknya, Amok Trey dimasak dengan langkah dikukus didalam wadah daun pisang yang dilipat menyerupai mangkok kecil. Proses ini tidak hanya menambahkan aroma yang khas, namun juga menunjang menjaga tekstur ikan selalu lembut. Hidangan ini sering disediakan dengan nasi putih atau dimakan segera sebagai hidangan utama. Kombinasi rasa gurih santan dan rempah yang sedikit manis menjadikan Amok Trey sebagai salah satu hidangan favorit yang aman dikonsumsi oleh wisatawan Muslim.

4. Kampot Pepper Crabs

Bagi pengagum makanan laut, Kepiting Lada Kampot atau Kampot Pepper Crabs adalah pilihan kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Hidangan ini memakai kepiting segar yang dimasak dengan bumbu lada hitam khas Kampot, lokasi di Kamboja yang terkenal menghasilkan lada memiliki kualitas tinggi. Cita rasa lada Kampot menambahkan sensasi pedas yang kuat namun selalu sesuai dengan manisnya daging kepiting. Biasanya, kepiting disediakan utuh dan dimakan dengan tangan untuk nikmati tiap tiap susunan rasa. Untuk menegaskan kehalalannya, wisatawan Muslim sanggup pilih restoran yang tidak memakai angciu atau bahan non-halal lainnya.

5. Lap Khmer (Khmer Beef Salad)

Lap Khmer adalah sajian salad daging sapi khas Kamboja yang kaya rasa. Daging sapi segar diiris tidak tebal dan dimarinasi dengan perasan jeruk nipis, kecap ikan, bawang putih, dan cabai segar. Hidangan ini biasanya dicampur dengan daun ketumbar, daun mint, dan irisan bawang merah untuk menaikkan kesegaran. Kombinasi rasa asam, pedas, dan gurih berasal dari bumbu sebabkan Lap Khmer menjadi salah satu sajian pembuka yang menggugah selera. Untuk wisatawan Muslim, pastikan daging sapi yang digunakan berasal berasal dari sumber halal dan bumbu yang aman.

6. Samlor Machu Trey (Sup Asam Ikan)

Samlor Machu Trey adalah sup khas Kamboja dengan cita rasa asam yang kuat. Hidangan ini memakai ikan segar sebagai bahan utama yang dimasak didalam kuah berbahan dasar nanas, tomat, dan rempah-rempah layaknya serai, daun jeruk, dan asam jawa. Kuahnya enteng namun penuh rasa, sering kali dipadukan dengan nasi hangat sebagai pendamping. Rasa asam manis berasal dari sup ini cocok dinikmati pas cuaca panas, menambahkan sensasi segar dan menenangkan. Hidangan ini benar-benar cocok untuk wisatawan Muslim gara-gara memakai bahan dasar ikan yang halal.

7. Prahok Ktiss (Pasta Ikan Fermentasi)

Prahok Ktiss adalah saus khas Kamboja yang dibuat berasal dari pasta ikan fermentasi (prahok), santan, dan daging cincang (biasanya ayam atau sapi). Saus ini roastytoastyni.com dimasak dengan tambahan rempah-rempah layaknya serai, cabai, dan gula aren, menambahkan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis. Biasanya, Prahok Ktiss disediakan sebagai pelengkap dengan sayuran segar layaknya mentimun, kacang panjang, atau kubis. Jika dibandingkan, makanan ini sama dengan petis di Indonesia, namun punya tekstur lebih encer dan rasa lebih kaya. Untuk menegaskan kehalalannya, pastikan bahan daging yang digunakan berasal berasal dari sumber yang halal.

Baca Juga : 6 Kuliner Khas Pakistan Yang wajib Kamu Cobai Saat Sedang Liburan Disana

Share: Facebook Twitter Linkedin